Mau Kamu Apa?

Kamu manusia paling menyebalkan yang pernah aku temui. Paling misterius untuk urusan pulang pergi. Apalagi tentang utusan-utusanmu untuk mengusikku lagi. Mau kamu apa sekarang ini?

Apa belum cukup untuk pergimu yang meninggalkan perasaan yang belum juga aku hilangkan sepenuhnya? Perasaan tulus yang entah bagaimana kamu berikan kepadaku. Perasaan itu yang pada akhirnya aku stuck di kamu selama bertahun-tahun lamanya.

Selama kamu pergi, aku berlari mati-matian untuk tidak lagi melihat tentangmu. Aku berkelana menemui berbagai macam manusia, yang tentu saja aku tahu mereka bukan kamu. 

Sejauh ini, memang kakiku terasa kebas, berlari nan jauh untuk meninggalkan segala tentang kita, tentang detak jantung yang pernah beradu cepat tatkala berada di dekatmu, atau ketika pada akhirnya aku menangisimu kembali untuk kesekian kalinya. 

Aku berlari dari semua itu, sampai ketika hari ini, kamu kembali. 

Aku tidak tahu maksudmu apa mengunjungi rumahku lagi, rumah yang sudah tahap pengecatan, lalu kamu dengan seenaknya memberikan warna —abu-abu—. Aku tidak melarangmu untuk berkunjung. Tapi, apa maksudmu untuk pulang?


@auiula

Postingan Populer