Sudah Cukup
Hi,
Sudah lama aku tidak menanyai kabarmu atau bahkan memikirkanmu. Sepertinya kesibukanku akhir-akhir ini membuatku lupa sejenak segala tentang kamu, kita. Jadi, bagaimana kabarmu? Aku lihat di story-mu semuanya baik-baik saja. Kamu bahagia dengan pilihanmu, cita-citamu semakin dekat ya. Aku tidak bisa memberi dukungan langsung.
Tidak. Aku tidak memintamu untuk kembali. Bahkan segala kenangan itu sudah menjadi debu yang tidak bernilai. Aku pikir setelah kamu menghilang selama bertahun-tahun semuanya akan jauh lebih baik-baik saja. Tapi ternyata tidak. Kamu hadir lagi tanpa permisi. Kamu ingat ketika hadirku saat itu tidak juga membuatmu menoleh ke arahku? Aku harap kamu ingat meskipun ingatan tentangku tidak juga kamu jamah sekalipun.
Hari itu, kamu kembali. Semuanya semakin mengabu. Kamu ingin kembali kepadaku atau kamu hanya ingin menyapaku dengan sapaan paling menyebalkan di dunia? Rasanya aku ingin tertawa keras sampai aku lupa bagaimana rasanya membencimu kembali. Dan kalaupun kamu akan menaruh harapan kepadaku lagi, semuanya akan percuma. Tidak akan bernilai di mataku.
Sudah cukup selama ini aku terus-menerus dihantui oleh perasaan bimbang, mengenai ini salahku atau salahnya? Sudah cukup lima tahun tidak berguna ini aku habiskan untuk mengenang segala tentang kita. Silakan kamu pergi, silakan kamu menjelajah aku tidak akan mencarimu atau menunggumu lagi. Sudah cukup, sekarang ijinkan aku beristirahat dengan tenang tanpa ada kamu di dalamnya.
@auiula