Ritual Kecil

Sebelum tidur, aku sering melakukan ritual kecil. Iya, ritual untuk memulangkan diriku sendiri. Dari pagi sampai malem pasti capek, entah ada kegiatan belajar atau apapun. Sampai, malam hari tiba, pasti ada satu dua hal pikiran kecil berkeliaran.

Pikiran menyesatkan yang membuat diri sendiri tidak percaya diri. Padahal aku tahu, tidak ada gunanya memikirkan itu, tapi tetap saja terlintas lalu kepikiran. Tapi, beberapa belakangan aku sering melakukan ini di depan kaca.

"Hei, kamu, iya, kamu itu cantik. Kamu itu punya bakat, kamu itu berhak untuk bahagia, bukan sedih terus yang kamu pikirkan. Aku bangga sama kamu. Udah ya? Udah overthinkingnya, ngga bagus. 

Toh, kamu overthinking malam ini juga ngga merubah apapun kan? Udah ya? Kalau kamu capek, istirahat aja, jangan nyerah. Oke?"

Kalimat penenang dari jiwa yang bimbang. Lalu dampaknya apa? Hatiku sedikit damai dan tenang. Karena kan semua hal punya porsinya masing-masing? Iyakan?

Patah memang tidak bisa dieratkan seperti semula, tapi bukan kah patah masih bisa di tawar oleh penawar lain?

Kamu itu hidup tapi tidak hidup, jadi masa iya mau hidup tapi tidak bernyawa? Jangan nyerah, kamu berhak bahagia. 

@auiula

Postingan Populer